Meneguhkan Bahasa Jawa di Sekolah

Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor 895.5/01/2005 tentang Kurikulum Mata Pelajaran Bahasa Jawa Provinsi Jawa Tengah yang berimplikasi pada pembelajaran bahasa Jawa di SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA/SMK merupakan angin segar bagi guru mata pelajaran bahasa Jawa. Namun bertahun diajarkan, bahasa Jawa seakan tak punya arah pembelajaran yang jelas. Kini, setelah pemerintah pusat bakal mencanangkan Kurikulum 2013, bahasa Jawa dikabarkan akan diintegrasikan ke dalam muatan lokal lain, yakni seni dan budaya. Jika tidak berdiri sendiri, mampukah siswa menguasai berbagai kompetensi yang harus dicapai? Masihkah mata pelajaran bahasa Jawa mampu menanamkan nilai-nilai luhur budaya Jawa? Seminar ini mencoba menjawab berbagai tantangan tersebut.

Seminar bertujuan menjawab posisi strategis dan urgensi mata pelajaran bahasa Jawa pada Kurikulum 2013. Tema seminar adalah “Meneguhkan Pelajaran Bahasa Jawa di Kurikulum 2013”.

PELAKSANAAN

Hari, tanggal      : Kamis, 4 April 2013

Waktu                : pukul 08.00 – 13.00 WIB

Tempat              : Gedung B6 FBS Unnes Kampus Sekaran

PESERTA

Peserta terdiri atas guru (SD, SMP/MTs, SMA/MA/SMK), dosen bahasa Jawa, mahasiswa, pemerhati pendidikan, dan umum.

PENYELENGGARA

Jurusan Bahasa dan Sastra Jawa Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Semarang (FBS Unnes).

PEMBICARA

  1. Prof. Dr. Suwarna, M.Pd. (dosen dan peneliti bahasa Jawa Universitas Negeri Yogyakarta)
  2. Dr. Teguh Supriyanto, M.Hum. (dosen sastra Jawa FBS Universitas Negeri Semarang)
  3. Prof. Dr. Sudijono Sastroatmodjo, M.Si. (Rektor Universitas Negeri Semarang)